Minggu, 24 Desember 2017

Tugas 3 Metode Penelitian



Judul Jurnal            : Incorporating Malaysian’s Population Antropometry Data in the
  Design of an Ergonomic Driver’s Seat
Tahun                     : 2015
Penulis                   : Baba Md Deros, Nor Hassanil Hanief Hassan, Dian Darina Indah
  Daruis dan Shamsul Bahri Mohd Tamrin
Asal Negara            : Malaysia
Link                        : http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/
  S1877042815038677
Reviewer                : Clara Artha Tressia S
Tanggal                  : 18 Desember 2017
 
Pendahuluan
Kursi pengemudi merupakan bagian terpenting dalam suatu kendaraan. Kursi pengemudi sangat mempengaruhi kenyamanan pengemudi dalam berkendara. Untuk mendapatkan kenyamanan pada saat berkendara, hal yang perlu diperhatikan adalah desain dari kursi pengemudi tersebut. Masalah yang terjadi adalah kursi pengemudi dibuat tidak sesuai dengan ukuran tubuh penggunanya. Data antropometri dari populasi pengemudi yang menggunakan kendaraan tersebut dibutuhkan untuk merancang kursi pengemudi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain kursi pengemudi yang sesuai dengan dimensi tubuh penggunanya agar lebih nyaman dalam berkendara.

Metodologi
Penilaian kenyamanan pengemudi dengan desain kursi yang baru dievaluasi secara objektif dan subjektif. Evaluasi objektif dilakukan berdasarkan parameter dari kursi pengemudi yang ada, sedangkan evaluasi subjektif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Pengumpulan data antopometri dilakukan sebanyak 1405 subjek dengan menggunakan peralatan tradisional seperti pita ukur, penggaris, dll. Evaluasi subjektif, data dikumpulkan berdasarkan persepsi responden terhadap parameter yang mempengaruhi desain kursi pengemudi dari dua model mobil yaitu PM1 dan PS1. Evaluasi subjektif dianalisis menggunakan software Statistical Package for Social Sciences (SPSS). Hasil analisis selanjutnya digunakan untuk merancang kursi pengemudi dengan menggunakan software 3D Human Modeling (DHM) 3-D CATIA.

Hasil dan Pembahasan
Evaluasi Subjektif
Data antropometri yang dikumpulkan sebanyak 1405 terdiri dari 795 pria dan 610 wanita. Data dihitung nilai standar deviasinya kemudian menghitung dengan menggunakan persentil yang digunakan adalah nilai persentil ke-5, ke-50 (mean), dan ke-95. Dimensi tubuh yang diukur adalah tinggi berdiri, tinggi duduk, tinggi popliteal,  lebar bahu, lebar pinggul, tinggi bahu duduk, panjang popliteal, dan tinggi lutut.
 


 
 
Data antropometri yang dikumpulkan digunakan untuk mengetahui korelasi antara parameter yang dipengaruhi tingkat keselamatan dan kenyamanan berkendara. Perbandingan tingkat kesadaran desain kursi menunjukkan 85% mengetahui bahwa desain kursi mempengaruhi kenyamanan berkendara. Berikut adalah tabel perbedaan tingkat kesadaran subjek. 
 
Analisis parameter menunjukkan 98% subjek menganggap bahwa kursi “Adjustability” yang paling berpengaruh dalam menentukan kenyamanan kursi pengemudi, bantal kursi 97%, sandaran 91%, bahan pembuat kursi pengemudi 86%, lebar bantal 84%, sandaran kepala 83%, panjang bantal 82%.
Subjek diminta untuk memberi nama faktor yang menurut mereka mempengaruhi kenyamanan kursi pengemudi. Grafik dibawah menunjukkan bahwa 94% dari subjek menyebutkan “Adjustability” sebagai faktor yang sangat mempengaruhi, diikuti dengan bahan yang lembut, lengkungan sandaran kepala, sandaran punggung yang lebih lebar, tebal bantal, dan tinggi sandaran. 
Berdasarkan tabel dibawah tipe B merupakan postur tubuh yang paling sering dilakukan oleh pengemudi. Kemudian diikuti oleh tipe C, tipe D, tipe A.


 

Evaluasi Objektif
Jenis kursi yang digunakan dalam evaluasi objektif ada dua jenis desain kursi pengemudi yang berbeda dengan nama kode PM1 dan PS1. Pada desain kursi yang ada pada kendaraan sekarang ini tidak sesuai dengan dimensi tubuh pengemudi sehingga menyebabkan ketidaknyamanan saat mengemudi. 
Data antropometri yang diperoleh kemudian dihitung dengan menggunakan persentil 5 dan persentil 95 terhadap ukuran fisik untuk merancang kursi pengemudi. Berikut adalah gambar dari desain kursi pengemudi yang baru. Parameter yang digunakan untuk merancang kursi pengemudi adalah lebar bantalan, panjang bantalan, lebar sandaran, tinggi sandaran, dan adjustability kursi pengemudi. 
Desain dikembangkan disimulasikan agar sesuai dengan dimensi tubuh penduduk Malaysia. Berikut ini simulasi untuk nilai normal (yaitu persentil 5% dan persentil 95%) untuk laki-laki dan perempuan pada desain kursi pengemudi yang diusulkan.
 
Tabel dibawah ini menjelaskan perbandingan antara PM1 dan PS1 dari dimensi kursi pengemudi dan dimensi rancangan terbaru dari kursi pengemudi.
 
Kesimpulan
Secara umum, penelitian ini menyelidiki tingkat kenyamanan dari kursi pengemudi saat ini dengan mengidentifikasi dan menentukan parameter yang mempengaruhi tingkat kenyamanan kursi pengemudi. Kemudian dirancang kursi pengemudi yang sesuai dengan dimensi tubuh penggunanya. Adjustability adalah parameter yang memiliki pengaruh paling besar pada tingkat kenyamanan dan keamanan. Berdasarkan penelitian ini desain kursi yang baru dengan ukuran lebar bantalan 520 mm, panjang bantalan 380 mm, lebar sandaran 480 mm, tinggi sandaran 407,5 mm dan adjustability 180 mm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar