Clara Artha T.S
I'M YOUR FRIEND
Kamis, 11 April 2019
Selasa, 26 Desember 2017
Minggu, 24 Desember 2017
Tugas 3 Metode Penelitian
Judul
Jurnal : Incorporating
Malaysian’s Population Antropometry Data in the
Design of an Ergonomic Driver’s Seat
Tahun :
2015
Penulis : Baba Md Deros, Nor Hassanil
Hanief Hassan, Dian Darina Indah
Daruis dan
Shamsul Bahri Mohd Tamrin
Asal Negara :
Malaysia
S1877042815038677
Reviewer :
Clara Artha Tressia S
Tanggal :
18 Desember 2017
Pendahuluan
Kursi pengemudi merupakan bagian terpenting
dalam suatu kendaraan. Kursi pengemudi sangat mempengaruhi kenyamanan pengemudi
dalam berkendara. Untuk mendapatkan kenyamanan pada saat berkendara, hal yang
perlu diperhatikan adalah desain dari kursi pengemudi tersebut. Masalah yang
terjadi adalah kursi pengemudi dibuat tidak sesuai dengan ukuran tubuh
penggunanya. Data antropometri dari populasi pengemudi yang menggunakan
kendaraan tersebut dibutuhkan untuk merancang kursi pengemudi. Tujuan dari
penelitian ini adalah mendesain kursi pengemudi yang sesuai dengan dimensi
tubuh penggunanya agar lebih nyaman dalam berkendara.
Metodologi
Penilaian kenyamanan pengemudi dengan desain
kursi yang baru dievaluasi secara objektif dan subjektif. Evaluasi objektif
dilakukan berdasarkan parameter dari kursi pengemudi yang ada, sedangkan
evaluasi subjektif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Pengumpulan data
antopometri dilakukan sebanyak 1405 subjek dengan menggunakan peralatan
tradisional seperti pita ukur, penggaris, dll. Evaluasi subjektif, data
dikumpulkan berdasarkan persepsi responden terhadap parameter yang mempengaruhi
desain kursi pengemudi dari dua model mobil yaitu PM1 dan PS1. Evaluasi
subjektif dianalisis menggunakan software
Statistical Package for Social Sciences (SPSS). Hasil analisis selanjutnya
digunakan untuk merancang kursi pengemudi dengan menggunakan software 3D Human Modeling (DHM) 3-D
CATIA.
Hasil
dan Pembahasan
Evaluasi
Subjektif
Data antropometri yang dikumpulkan sebanyak
1405 terdiri dari 795 pria dan 610 wanita. Data dihitung nilai standar
deviasinya kemudian menghitung dengan menggunakan persentil yang digunakan adalah
nilai persentil ke-5, ke-50 (mean), dan ke-95. Dimensi tubuh yang diukur adalah
tinggi berdiri, tinggi duduk, tinggi popliteal,
lebar bahu, lebar pinggul, tinggi bahu duduk, panjang popliteal, dan
tinggi lutut.
Data antropometri yang dikumpulkan digunakan
untuk mengetahui korelasi antara parameter yang dipengaruhi tingkat keselamatan
dan kenyamanan berkendara. Perbandingan tingkat kesadaran desain kursi
menunjukkan 85% mengetahui bahwa desain kursi mempengaruhi kenyamanan
berkendara. Berikut adalah tabel perbedaan tingkat kesadaran subjek.
Analisis parameter menunjukkan 98% subjek
menganggap bahwa kursi “Adjustability” yang paling berpengaruh dalam menentukan
kenyamanan kursi pengemudi, bantal kursi 97%, sandaran 91%, bahan pembuat kursi
pengemudi 86%, lebar bantal 84%, sandaran kepala 83%, panjang bantal 82%.
Subjek diminta untuk memberi nama faktor yang
menurut mereka mempengaruhi kenyamanan kursi pengemudi. Grafik dibawah
menunjukkan bahwa 94% dari subjek menyebutkan “Adjustability” sebagai faktor
yang sangat mempengaruhi, diikuti dengan bahan yang lembut, lengkungan sandaran
kepala, sandaran punggung yang lebih lebar, tebal bantal, dan tinggi sandaran.
Berdasarkan tabel dibawah tipe B merupakan
postur tubuh yang paling sering dilakukan oleh pengemudi. Kemudian diikuti oleh
tipe C, tipe D, tipe A.
Evaluasi
Objektif
Jenis kursi yang digunakan dalam evaluasi
objektif ada dua jenis desain kursi pengemudi yang berbeda dengan nama kode PM1
dan PS1. Pada desain kursi yang ada pada kendaraan sekarang ini tidak sesuai
dengan dimensi tubuh pengemudi sehingga menyebabkan ketidaknyamanan saat
mengemudi.
Data antropometri yang diperoleh kemudian
dihitung dengan menggunakan persentil 5 dan persentil 95 terhadap ukuran fisik
untuk merancang kursi pengemudi. Berikut adalah gambar dari desain kursi
pengemudi yang baru. Parameter yang digunakan untuk merancang kursi pengemudi
adalah lebar bantalan, panjang bantalan, lebar sandaran, tinggi sandaran, dan adjustability kursi pengemudi.
Desain dikembangkan disimulasikan agar sesuai
dengan dimensi tubuh penduduk Malaysia. Berikut ini simulasi untuk nilai normal
(yaitu persentil 5% dan persentil 95%) untuk laki-laki dan perempuan pada
desain kursi pengemudi yang diusulkan.
Tabel dibawah ini menjelaskan perbandingan
antara PM1 dan PS1 dari dimensi kursi pengemudi dan dimensi rancangan terbaru
dari kursi pengemudi.
Kesimpulan
Secara umum, penelitian ini menyelidiki
tingkat kenyamanan dari kursi pengemudi saat ini dengan mengidentifikasi dan
menentukan parameter yang mempengaruhi tingkat kenyamanan kursi pengemudi.
Kemudian dirancang kursi pengemudi yang sesuai dengan dimensi tubuh
penggunanya. Adjustability adalah
parameter yang memiliki pengaruh paling besar pada tingkat kenyamanan dan
keamanan. Berdasarkan penelitian ini desain kursi yang baru dengan ukuran lebar
bantalan 520 mm, panjang bantalan 380 mm, lebar sandaran 480 mm, tinggi
sandaran 407,5 mm dan adjustability
180 mm.
Langganan:
Postingan (Atom)
