Pertama, film “An
Inconvenient Truth” berkaitan dengan materi Ilmu Sosial Dasar bab 4 yaitu
tentang “Pemuda dan Sosialisasi”
Pengertian
Pemuda menurut Undang – Undang No. 40 tahun 2009 adalah warga negara Indonesia
yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16
(enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun; dan Kepemudaan adalah berbagai hal
yang berkaitan dengan potensi, tanggung jawab, hak, karakter, kapasitas,
aktualisasi diri, dan cita-cita pemuda. Proses sosialisasi generasi muda adalah
suatu proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menselaraskan
diri di tengah-tengah kehidupan masyarakatnya. Seorang pemuda harus mampu
menseleksi berbagai kemungkinan yang ada sehingga mampu mengendalikan diri
dalam hidupnya di tengah-tengah masyarakat, dan tetap mempunyai motivasi sosial
yang tinggi. [1]
Sosialisasi adalah
proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan
dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sejumlah sosiolog menyebut
sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses
sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu.[2]
Berdasarkan jenisnya, sosialisasi dibagi menjadi
dua: sosialisasi primer (dalam keluarga) dan sosialisasi sekunder (dalam
masyarakat).
1. Sosialisasi
primer
Sosialisasi primer biasanya dilakukan dalam lingkup kecil seperti
keluarga. Sosialisasi antar anggota keluarga untuk sama sama menjaga alam agar terhindar
dari pemanasan global. Misalnya dengan mengajak anggota keluarga untuk tidak
menggunakan terlalu banyak kendaraan bermotor, hemat listrik dan menanam
beberapa tanaman di halaman rumah.
2. Sosialisasi
Sekunder
Sosialisasi sekunder terjadi di dalam masyarakat. Contohnya
seorang pemuda yang bergabung dengan beberapa organisasi di kampus. Dalam
organisasi tersebut, pemuda juga dapat mengajak anggota organisasi untuk
berperan aktif dalam menyelamatkan bui dari efek pemanasan global. Misalnya
dengan mengadakan inovasi alat hemat energi, melakukan penanaman hutan yang
gundul dan memanfatkan sumber daya alam dengan tidak berlebihan.
Film “An Inconvenient Truth” tentu
berhubungan dengan materi Bab 4 yaitu "Pemuda dan Sosialisasi". Dengan adanya
sosialisasi yang baik antar anggota keluarga atau organisasi dapat mempermudah
dalam menyampaikan kampanye tentang pemanasan global ini. Pemuda harus ikut bertanggung jawab untuk melestarikan alam yang sudah
mulai rusak akibat efek pemanasan global. Pemuda harus giat mengajak sesama
pemuda untuk tetap menjaga alam. Pemuda harus berani menyampaikan pendapat dan
mengajak sesama atau bahkan orangtua untuk lebih mencintai alam dan berupaya
untuk menjaga alam dari efek pemanasan global. Gerakan untuk melestarikan bumi
harus dimulai dari sekarang, dan peranan pemuda sangat diperlukan untuk hal
itu. Pemuda jangan hanya diam, sebaiknya pemuda harus bertindak. Pemuda harus
menunjukan sikap yang baik terhadap lingkungan alam sekitar, misalnya dengan
tidak membuang sampah sembarangan atau merusak tanaman disekitar. Pemuda harus
dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar, orang tua maupun anak-anak dalam
upaya menjaga lingkungan.
Kedua, film “An
Inconvenient Truth” juga berkaitan dengan materi Ilmu Sosial Dasar bab 5 yaitu
tentang “Warga Negara dan Negara”
Warga negara adalah orang yg tinggal di dalam
sebuah negara dan mengakui semua peraturan yg terkandung di dalam negara
tersebut.[3]
Negara yang sah pasti memiliki wilayah. Wiilayah tersebut pasti memiliki sumber
daya alam sehingga ada masyarakat yang dapat tinggal di wilayah negara
tersebut.
Sebagai warga negara yang baik, kita memiliki
hak dan kewajiban yang seimbang di dalam negara. Kita berhak mendapatkan
perlindungan hukum, menikmati hasil alam, memanfaatkan sumber daya alam yang
ada di negara kita. Tetapi, kita harus mempunyai kewajiban untuk menjaga alam
agar terhindar dari efek pemanasan global. Jangan menebang pohon sembarangan,
menggunakan terlalu banyak alat elektronik dan terlalu banyak menggunakan
kendaraan bermotor, melakukan 8R (Reduce,
Reuse,Recycle,Replant,Respect,Repair,Rethink,Refuse), melakukan reboisasi
hutan, tidak membakar lahan hanya demi kepentingan pribadi, menggunakan
transportasi umum untuk berpergian adalah contoh dari berbagai cara agar dapat
menyelamatkan bumi ini dari efek pemanasan global.
Seperti yang disampaikan Al
Gore dalam film “An Inconvenient Truth” bahwa kita harus mengubah cara
berfikir, kita harus sadar dan peka terhadap perubahan kecil yang terjadi di
bumi ini, jangan menunggu sampai terjadi bencana yang parah baru kemudian
bertindak. Karena perubahan kecil jika dibiarkan kelamaan akan menimbulkan efek
yang berbahaya dikemudian harinya.
Seorang warga negara harus cinta dengan
negaranya sendiri. Kecintaan terhadap negara bukan hanya sekedar teori atau
prestasi, tapi kita harus menjaga alam di negara kita juga.
[1]
http://furikurniati.webs.com/tugasisd3.htm
[2]
https://id.wikipedia.org/wiki/Sosialisasi
[3]
http://bayupirmansah.blogspot.co.id/2010/12/pengertian-warga-negara.html
Sumber
lainnya:
http://senyumanbumi.blogspot.co.id/p/blog-page_22.html
http://portaltigaimage.com/2011/04/29/reboisasi-jurnalis-4x4-3/
http://www.infokita.us/2013/04/pengertian-penyebab-dan-dampak.html


